Kisah Cinta Suami Istri yang Mengharukan

Advertisement
Ini adalah kisah suami istri yang mengharukan yang merupakan cerita dari tetangga desa di daerah blogger gunungkidul tinggal. Kisah cinta suami istri yang mengharukan ini dimulai ketika sepasang muda-mudi yang telah lama saling jatuh cinta akhirnya memutuskan untuk menikah.

Mereka adalah sepasang remaja desa yaitu Anto dan Lis, menikah sekitar pertengahan tahun 2010 yang lalu. Hampir setahun mereka menjalani kehidupan berumah tangga, namun belum juga dikaruniai keturunan. Sudah banyak dokter dan dukun yang mereka datangi untuk berkonsultasi, namun hasilnya masih tetap nihil dan menurut keterangan dokter mereka berdua normal, jadi memang belum waktunya Tuhan memberikan mereka seorang anak.

Belum dikaruniai keturunan bukanlah hambatan bagi mereka untuk tetap saling menyayangi, setiap hari pasti dengan sabar Lis selalu menunggu suaminya pulang yang biasanya sampai larut malam. Anto bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jogja yang mengharuskan dirinya bekerja lembur sampai hari gelap.

Minimnya waktu pertemuan bukanlah halangan untuk tetap menjadi pasangan yang romantis, mereka kerap menjadi bahan omongan teman-teman Lis karena keharmonisan hubungannya dengan Anto yang membuat banyak orang iri.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Adalah Vira, seorang g4d1s yang berasal dari Kalimantan dan bersekolah di salah satu Fakultas ternama di Jogja. Vira sangat di sayang oleh kedua orang tuanya yang merupakan pejabat tingkat kecamatan di daerahnya Kalimantan Timur. Keluarga Vira sangat menjaga nama baik mereka, dan sebenarnya keberangkatan Vira untuk kuliah di Jogja adalah karena suatu aib yang menimpa keluarga tersebut.

Sebelum kuliah di Jogja, Vira sudah menjalin cinta dengan seorang pemuda di daerah asalnya, dan merekapun saling mencintai. Namun orang tua Vira tidak menyetujui hubungan mereka, hingga pada saat diketahui Vira hamil dengan pemuda tersebut, mereka menyuruh Vira untuk bersekolah di Jogja supaya tidak menimbulkan aib bagi keluarganya.

Sudah beberapa bulan Vira kuliah di Jogja akhirnya kandungannya pun genap berusia 9 bulan, dan karena tekanan batin dari keluarga juga pikirannya sendiri yang tidak stabil maka Vira memutuskan untuk membuang bayinya pada saat dia melahirkan.

Bayi yang baru lahir tersebut dia letakkan di halaman rumah seorang warga dengan harapan kelak si anak akan mendapatkan orang tua yang menyayanginya. Sambil mengintip dari kejauhan, Vira memperhatikan halaman rumah dimana dia menaruh bayinya tersebut.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seperti biasa hari itu Lis menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sambil bersiap menunggu suaminya pulang, karena hari mulai gelap pasti tidak lama lagi Anto akan datang. Sewaktu ke ruang tamu, Lis terkejut karena sayup-sayup mendengar suara tangis bayi. Lis berlari keluar rumah dan betapa terperanjatnya dia ketika menemukan bayi mungil terbungkus kain yang menangis di teras rumahnya.

Dengan perasaan terkejut bercampur gembira Lis menggendong bayi tersebut, sambil berjalan mengelilingi rumahnya mencari si ibu bayi barangkali masih berada di sekitar situ. Anto pun tiba dirumah, dengan terkejut dia menghampiri Lis yang tengah menggendong bayi "Lis.. bayi siapa ini?" tanya Anto sambil menghampiri istrinya.

"Aku menemukan bayi ini di teras rumah kita mas, sepertinya Tuhan mendengar doa-doa kita. Dia mengirimkan seorang bayi lucu untuk kita mas . ." ucap Lis dengan mata berkaca-kaca saking gembiranya.

Kisah Cinta Suami Istri yang MengharukanSudah berjalan beberapa bulan sejak penemuan bayi di rumah Anto tersebut dan kini rumah mereka bertambah ramai oleh suara tangisan bayi. Anto dan Lis sangat gembira mendapatkan anak walaupun bukan anak kandung mereka sendiri. Setiap menunggu Anto pulang, kini Lis ditemani oleh anaknya yang sudah mulai tumbuh menjadi balita yang lucu.



Pada suatu hari Lis harus pulang dan menginap di kampungnya Gunungkidul, karena dirumah orang tuanya tersebut sedang diadakan suatu acara keluarga. Anto mengantar Lis dan anaknya pulang, namun dia sendiri harus balik ke Jogja hari itu juga karena pekerjaan Anto tidak bisa ditinggalkan.

Seharian itu ada yang aneh bagi Lis, karena HP nya sama sekali tidak berbunyi. Biasanya Anto selalu menelefon dan mereka saling memberikan kabar meskipun sedang berjauhan. Menjelang hari gelap dimana biasa Anto pulang kerja, Lis mendapat telefon dari adik Anto yang ada di Jogja. Lis langsung terduduk dan jatuh pingsan mendengar kabar adik Anto tersebut. Telefon tersebut membawa berita duka kalau Anto baru saja mengalami kecelakaan maut dan sempat dilarikan kerumah sakit, namun sampai dirumah sakit Anto menghembuskan nafas terakhirnya.

Kedepannya, dikisahkan Lis menjalani hari-harinya bersama buah hatinya. Tanpa sosok seorang Anto, Lis hampir kehilangan semangat hidup. Lis merasa kenyataan itu begitu pahit, baru saja dia bahagia bersama Anto dan anaknya, ternyata takdir berkehendak lain.

Advertisement

Artikel Terkait CERITA